Sunday , 21 October 2018
Home / Ekonomi Syariah / Awas Riba! Bunga Bank Haram Atau Nggak Sih?

Awas Riba! Bunga Bank Haram Atau Nggak Sih?

bunga bank 1

Belakangan ini banyak lho gerakan anti utang ke bank alias ngambil pinjaman di bank,baik buat penambahan modal usaha atau untuk kredit konsumtif biar bisa tampil wow dong di depan tetangga. Nggak cuma itu kok, mereka juga banyak memberikan testimoni yang menggambarkan kepuasaan setelah mereka terlepas dari jerat hutan lembaga keuangan, yang menurutnya telah melakukan aktivitas riba.

Wah pokoknya serem banget deh kalo bicara soal riba. Soalnya kalo kita kebet kembali sesuai dengan Alquran dan hadist ternyata aktivitas riba itu haram dan gede banget dosanya. Bahkan saking kerasnya ancaman bagi pelaku riba, baik yang memberikan atau menerima dengan mengambil keuntungan atau bunga ancamannya sadis banget. (nah kalo mau tau dalilnya banyak kok, di google soal ancaman bagi pelaku riba).

Tapi biar nggak dibilang asbun, tetep deh dikasih rujukannya:

a�?Dan disebabkan mereka (orang-orang Yahudi) memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil, Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.a�? [An-Nisaa��: 161]

Allah subhanahu wa taa��ala Maha Mengetahui, bahwa praktek riba dengan segala bentuk dan warnanya justru akan berdampak buruk bagi perekonomian setiap pribadi, rumah tangga, masyarakat, dan bahkan perekonomian suatu negara bisa hancur porak-poranda disebabkan praktek ribawi yang dilestarikan keberadaannya itu. Riba tidak akan bisa mendatangkan barakah sama sekali. Bahkan sebaliknya, akan menjadi sebab menimpanya berbagai musibah. Apabila ia berinfak dengan harta hasil riba, maka ia tidak akan mendapat pahala, bahkan sebaliknya hanya akan menjadi bekal menuju neraka.

bunga bank 2

Trus masalahnya apa dong? Masalahnya sekarang ini banyak masyarakat Indonesia yang mayoritas mengaku Islam banyak menyimpan uangnya pada lembaga keuangan yang bernama bank. Dimana setiap bulannya kita bakal mendapatkan keuntungan bunga dari dana yang kita endepin disana. Emangnya naruh atau minjem uang dibank haram? Dari pada bingung mending kita bedain aja antara bunga bank dengan bagi hasil yang telah Islam ajarkan.

Sistem Bunga

  1. Penentuan bunga dibuat pada waktu akad dengan asumsi harus selalu untung
  2. Besarnya presentase berdasarkan pada jumlah modal yang dipinjamkan
  3. Pembayaran bunga seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan apakah nasabah untung atau rugi
  4. Jumlah pembayaran bunga tidak meningkat meski jumlah keuntugan yang diperoleh berlipat
  5. Eksistensi bunga banyak diragukan oleh beberapa kalangan

Sistem Bagi Hasil Menurut Islam

  1. Penentuan besarnya nisbah bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung atau rugi
  2. Besarnya nisnah bagi hasil berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh
  3. Keuntungan yang diperoleh berdasarkan keuntungan proyek yang dijalankan. Bila usaha merugi, maka akan ditanggung bersama kedua belah pihak.
  4. Jumlah pembagian laba meningkat sesuai denga peningkatan jumlah pendapatan
  5. Tidak ada yang meragukan ke absahan dari sistem bagi hasil.

Nah, kalo sudah tahu perbedaanyanya sekarang sih tinggal balik ke diri masing-masing, apakah kita masih mengikuti sistem ekonomi perbankan saat ini, atau mulai berpikir untuk meninggalkannya karena Allah swt.

About Muslim Ramah

Muslim Ramah hadir sebagai alternatif informasi tentang Islam secara sederhana, tanpa harus tenggelam dalam perdebatan dan merasa paling benar. Muslim Ramah lebih mengutamakan bagaimana perilaku masyarakat muslim yang bermartabat tinggi, sehingga menjadi masyarakat yang memberikan kedamaian, kenyamanan, dan penuh kasih sayang kepada mahluk Allah yang lainnnya. Muslim ramah juga menghadirkan pemahaman-pemahaman Alquran dan Hadist dengan cara yang sederhana dan berbentuk infografis sehingga mempermudah masyarakat muslim memahami ajaran Islam secara mudah dan kembali mempraktekannya menjadi sebuah perilaku kehidupan Muslim yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *