Sunday , 21 October 2018
Home / Inspirasi / Ibadah Kurban! 3 Ganjaran ini Menanti Kamu

Ibadah Kurban! 3 Ganjaran ini Menanti Kamu

Ibadah kurban merupakan ibadah paling utama ketika kita memasuki bulan Dzul Hijjah. Selain ibadah haji, berkurban juga menjadi ibadah yang dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Memotong hewan kurban menjadi perintah yang diberikan Rosulullah karena sangat besarnya ganjaran yang akan diperoleh.

Dalam beberapa hadist yang diriwayatkan, Rosulullah pun mengatakan betapa sangat mulianya jika kita dapat berkurban pada hari Idul Adha. Bahkan Nabi Muhammad mengatakan kelak pada harii kiamat, hewan kurban akan dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kukunya memberikan kesaksian atas kurban yang kita lakukan.

Dilansir dari aswajamuda, jika kamu melakukan ibadah kurban, maka terdapat 3 ganjaran menanti di akherat :

Pertama: TebusanA� dari Api Neraka

Sebagaimana pertama kaliA� disyariatkan kepada Nabi Ibrahim As, ibadah qurban berfungsi sebagai tebusan bagi Nabi Ismail As. Dalam kitabA�Misykat al-MashabihA�(V/148) dijelaskan:

U?UZU�UZO?U� O?UZU?UZO�O?O�UZ O?UZU�UZU�U? O�U�U�U�U?O?U�U�U?U�U?USU�U�UZ O?U?O�UZU�U?U?UZ U�U?U�U� O?UZU�UZU�U? O�U�U�U�UZO?U?USU�U? O�UZU�U�UZU� O�U�U�U�U? O?UZU�UZUSU�U�U? U?UZO?UZU�U�UZU�UZ O?U?U�UZU� USUZU?U�U�U?U�UZO� U�UZO�UZO�O? U?UZU�U?USUZ U�U?U�U� O?U?U�U�UZO�U? O?U?O?U�O�UZO�U�U?USU�U�UZ O?UZU�UZUSU�U�U? O�U�O?U�UZU�UZO�U�U? U�U?U�UZU?U�U�U?U�U? O?UZO?UZO�U�UZU� : U?UZU?UZO?UZUSU�U�UZO�U�U? O?U?O�U?O?U�O�U? O?UZO?U?USU�U�U? )O�U�O�O�U?O�O? : 107(

a�?Sungguh telahA�mutawatirA�amal kurban kaum muslimin sejak masa Nabi Saw hingga hari ini, A�dan kurban juga adalah sunnah Nabi Ibrahim As, berdasarkan firman Allah SWT : a�?Dan Kami tebus anak itu dengan sembelihan yang besar. (QS. as Shaffhat:107).a�?

Demikian pula ibadah qurban berfungsi sebagai tebusan bagi pekurban dari api neraka. Dalam KitabA�TakhrijA�al-Ihyaa��A�(II/25), al-Hafizh al-Iraqi memapaparkan:

U?UZU?U?US U?U?O?O�O?U? O�U�O�U�UZO�UZO�USUZO� U�U?O?UZO?U?US O�U�O?U�UZUSU�O�U? U�U?U�U� O�UZO?U?USU�O�U? O?UZO?U?US O?UZO?U?USU�O?U?: U?UZO?U?U�U�UZ U�UZU?UZ O?U?O?UZU?U�UZU�U? U�UZO�U�O�UZO�U? O?UZU�U�O�U?O�U? U�U?U�U� O?UZU�U?U�UZO� O?UZU�U� USU?O?U�U?UZO�UZ U�UZU?UZ U�UZO� O?UZU�UZO?U�UZU�UZ U�U?U�U� O�U?U�U?U?U�O?U?U?UZ. USUZU�U?U?U�U�U?U�U? U�U?U?UZO�O�U?U�UZO�UZ O�O�US O�U�U�U� O?U�U�O� U?UZO?U?O?U�U�UZO�O?U?U�U? O�UZO?U?USU�U?U?. U?UZU�UZU?UZO�UZO� U?UZO�UZO?UZ O�U�U�U?UZO?U�O?U? U?UZU?U?U�U�UZU�UZO� U?UZO�U�UZ O�U�U�U�UZO?U�USU? O?UZU?U�O?UZO�U? U?UZO?UZO�U�O?UZO�O�U?U�U? O?UZU?U�U?UZO�U? U?UZO�U�UZ U?U?O?UZO�O�U?U? U�U?U�UZ O�U�U�U�UZO�O�U? O?UZO?UZU�U�U?.

a�?Dalam kitabA�ad-DhahayaA�A�karya Abu as-Syaikh dari hadits Abu Saa��id: a�?Maka bagimu sejak pertama tetesan darah kurban diampuni dosa-dosamu yang telah lalu. Nabi Saw menyabdakannya kepada Fatimah Ra, dan sanadnya lemah. Demikian pula ada hadits yang menjelaskan janji keutamaan kurban. Karenanya, setiap hewan kurban semakin besar dan anggota tubuhnya semakin sempurna, maka semakin sempurna pula tebusanmu dari api neraka.a�?

Kedua: Terampuni Dosa, Hilangnya Penyakit dan Tolak Balak dari Keluarga

Kurban A�juga berfungsi menjadi faktor terampuninya dosa pelakunya, dan menghindarkan diri dan keluarganya dari berbagai cobaan. Dalam kitabA�Lawaqih al-Anwar A�(I/94) Syaikh Abdul Wahab as-Syaa��rani mengutarakan:

O?U?O�U?O�UZ O?UZU�UZUSU�U�UZO� O�U�U�O?UZU�U�O?U? O�U�U�O?UZO�U�U�U? U�U?U�U� O�UZO?U?U?U�U�U? O�U�U�U�U? O�UZU�U�UZU� O�U�U�U�U? O?UZU�UZUSU�U�U? U?UZ O?UZU�U�UZU�UZ O?UZU�U� U�U?O�UZO�U�U?USUZ O?UZU�U� O?UZU�U�U?U?O?U?U�UZO� U?UZO?U?USUZO�U�U?U�UZO� U?UZO?UZU?U�U�UZO�O?U?U�O�UZ U?U?U�U�UZ O?UZU�UZO�U? U?UZU�UZO� U�UZO?U�O�U?U?UZ O�U�O?U�UZO�U�O�U?USU�UZO�UZ O?U?U�U�UZO� U�U?O?U?O�U�O�U? O?UZO�U�O?U?USU�U? . U?UZO�U�U�O�U?U?U�U�UZO�U? U?U?US O�UZU�U?U?UZ O?U?U�UZO�O�UZO�U? O�U�U�O?UZO�UZU� O?UZU�U�UZU�U� O�U?O?U?O�UZO?U� O?UZU�UZU� O�O?U�U�U?U�U? U?UZU�UZO?U�U?U?O�UZO�U? O�U?U�U?U?U�O?U?U�U? U?UZO?U?U�U?U�UZ O?UZU�U�UZ U�U?U�U� O?UZO�U�O�U? O?UZU?U�O?U? O�U�O�U�U?O�U�USUZO�O�U? O�U�U�O?UZU�UZO�O?UZ O?UZU�U� O?UZU�U�U�U? O�U�U�U�UZU�U�O?U?U�U? O?UZU�U� O?UZU?U?U?U�U�UZ U�U?U�U� U?UZO�U�U�U? O�UZU�UZO�U�U?.

a�?Telah diambil janji yang luas atas kami dari Rasulullah Saw agar kami berkorban untuk diri, keluarga dan anak-anak kami setiap tahun. Qurban tidak kami tinggalkan kecuali karena uzur syara��i. Hikmahnya adalah hilangnya penyakit dari orang dikeluarkan kurbannya danA� terampuni dosa-dosanya. Sebab itu dimaklumi, bahwa di antara syarat kurban dapat menolak balak dari keluarga pekurban adalah kurbannya berasal dari harta yang halal.a�?

Ketiga: Memenuhi Timbangan Amal Baik

Setiap bulu hewan kurban akan dinilai pahalanya di akhirat dan akan memenuhi timbangan amal pekurban. Terkait hal ini, al-Hafizh al-Munawi dalam kitab Faidh al-Qadir (V/584) meriwayatkan:

)O?U?U�U�UZU�UZO� U�UZO?UZO?U�O?U?US USUZU?U�U�UZ O�U�U�U�U?USUZO�U�UZO�U? O?U?U�U?O�U?U?U�U�U?U�UZO� U?UZO?UZO?U�O?UZO�O�U?U�UZO� U?UZO?UZO?U�U�UZO�U?U?U�UZO�) U?UZO?U?U?U�O�UZO?U? U?U?US U�U?USU�O?UZO�U�U?U�U? U?UZU�O�UZ O�UZO�U�UZO�UZ O?U?U�U? O�UZO?UZO�U? O?UZU�U?USU�U?.

a�?(Sungguh hewan kurban akan datang di hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, kuku- kukunya), lalu diletakan dalam timbangan amal pelakunya sebagaimana di jelaskan dalam hadits Ali Ra.

So, kalau kamu sudah punya rejeki berlebih, tunggu apalagi segera cari hewan kurban yang sehat dan gemuk, karena tiga kebaikan telah menanti kamu.

baca juga :http://muslimramah.com/akhlak/memotong-rambut-dan-kuku-sebelum-berkurban-boleh-nggak-yah

About Muslim Ramah

Muslim Ramah hadir sebagai alternatif informasi tentang Islam secara sederhana, tanpa harus tenggelam dalam perdebatan dan merasa paling benar. Muslim Ramah lebih mengutamakan bagaimana perilaku masyarakat muslim yang bermartabat tinggi, sehingga menjadi masyarakat yang memberikan kedamaian, kenyamanan, dan penuh kasih sayang kepada mahluk Allah yang lainnnya. Muslim ramah juga menghadirkan pemahaman-pemahaman Alquran dan Hadist dengan cara yang sederhana dan berbentuk infografis sehingga mempermudah masyarakat muslim memahami ajaran Islam secara mudah dan kembali mempraktekannya menjadi sebuah perilaku kehidupan Muslim yang baik.

Check Also

Cara Memandang Nasib

Dalam diri kita pasti sering menilai nasib seseorang. Bahkan tak jarang penilaian sesaat tersebut membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *