Wednesday , 21 November 2018
Home / Inspirasi / Mbah Google Bukan Tempat Belajar Agama Islam

Mbah Google Bukan Tempat Belajar Agama Islam

belajaragama

Belakangan ini kita tentu banyak membaca informasi atau pengetahuan dari media sosial atau dari mesin pencaharian Mbah Google. Nggak ada yang salah jika itu untuk pengetahuan umum, tapi kalo menyangkut ilmu agamanya memang sebaiknya, kita mesti mawas diri dalam menyaring informasi atau pengetahuan agama dari media online.

Walau perubahan jaman telah semakin canggih sehingga segala informasi dapat kita peroleh melalui Mbah Google, tapi nggak semua informasi yang ada dalam media maya tersebut memiliki keakuratan, kebenaran, dan juga sudah seharusnya kita harus tabayun atau mengecek kebenaran dari sebuah informasi.

Fenomena tersebut pun di sindir oleh tokoh kharismatik KH Mustofa Bisri atau panggilan kerennya Gus Mus. Biar bisa bersaing sama Mbah GoogleA� kita panggil aja kyai dengan Mbah Musa��Balik ke topik, Mbah Mus meminta kepada seluruh umat muslim agar berhati-hati dalam belajar ilmu agama. Menurut Mba Mus belajar agama harus belajar pada seorang guru yang jelas, seperti belajar atau mengaji di pondok pesantren.

belajar agama 1

Dalam sebuah acara Halal Bi Halal di Ponpes Arrobany Darunnaim Lungge, Temanggung, ia meminta agar belajar pada seorang guru. Di ponpes ada kiai atau ustad yang memiliki ilmu pengetahuan agama yang luas dan pastinya ada dong rujukannya. So pasti deh bersandar sama Alquran dan hadist.

Tapi yang bikin miris sekarang ini banyak orang belajar agama hanya melalui Mbah Google. Mereka yang nggak punya pengetahuan agama yang bagus dan ingin mengetahuinya hanya bermodal browsing google. Parahnya lagi, bermodalkan pengetahuan Mbah Google mereka bisa ceramah kemana-mana, wah pastinya bakal menyesatkan umat dong.

Nggak cuma itu, Mbah Mus juga mengingatkan sekarang ini banyak orang yang tidak mempunyai pengetahuan agama bagus terus berani berdakwah menjelaskan persoalan-persoalan agama, parahnya lagi kalo dah mulai melarang sesuatu tanpa ada dasar.

Menyambut pemikiran Mbah Mus, pengasuh pesantren Al Anwar Sarang Rembang, KH Maimoen Zubair dalam tausiahnya juga mengatakan kalau pesantren merupakan benteng Ahlusunnah wal Jamaah, maka ponpes harus terus dilestarikan. Identitas pesantren dan harus mengampanyekan Gerakan Ayo Mondok.

a�?Di pesantren inilah, diajarkan Islam yang rahmatan lil alamin, bukan Islam radikal atau mengajarkan terorisme. Kami (P4SK, red)A� siap membantu pemerintah untuk menumpas segala aksi terorisme,a�?

 

About Muslim Ramah

website seputar dunia islam dan kehidupannya

Check Also

Kisah Inspiratif Dari Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani

Apa yang keluar dari hati pasti akan masuk dalam lubuk hati Dikisahkan Syeikh ‘Abdul Qadir …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *